Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai maraknya berbagai modus penipuan yang memanfaatkan teknologi, termasuk pemalsuan bukti transfer rekening berbasis AI. Berikut adalah beberapa modus penipuan yang marak dilakukan:

  • Impersonation
  • Duplikasi Identitas
  • Penawaran Investasi
  • Fake SMS Masking
  • Pemalsuan Bukti Transfer

Adapun modus penipu adalah pelaku menyamar sebagai CS bank, agen travel, provider internet dan instasi pemerintah, dengan maksud mencuri data pribadi, termasuk PIN dan OTP dari masyarakat. 

Hingga Agustus 2025, OJK mencatat 3 kasus penipuan menggunakan kecerdasan buatan dan total aduan sudah mencapai 238.552 kasus, mayoritas berasal dari pengaduan sistem pembayaran dan perbankan

Sumber: Sindo News

Beberapa artikel yang mungkin menarik minat kamu

artikel dan berita

lihat semua berita hanwha
artikel
02 / Mar / 2026

Strategi Pengendalian Konsumsi Selama Bulan Ramadhan

baca selengkapnya
artikel
16 / Feb / 2026

Tradisi Imlek dan Keunikan Budayanya di Berbagai Negara

baca selengkapnya
artikel
09 / Feb / 2026

Pengelolaan Keuangan Gen Z dan Millennial di Bulan Ramadhan 2026

baca selengkapnya
artikel
26 / Jan / 2026

Lifestyle Modern: Keuangan Yang Seimbang dan Bertanggung Jawab

baca selengkapnya
artikel
07 / Jan / 2026

Finansial Digital Membuat Budgeting hingga Investasi Lebih Mudah

baca selengkapnya
artikel
11 / Dec / 2025

Pengelolaan Keuangan Gen Z dan Millenial

baca selengkapnya